Pemprov Jatim

Pemprov Jatim masih memiliki tunggakan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) hingga Rp60 miliar. Tunggakan itu berasal dari biaya obat di lima rumah sakit (RS) milik pemprov yang belum terbayar sepanjang 2009-2010. Lima RS milik pemprov tersebut adalah RSU dr Soetomo Surabaya, RSU Haji Surabaya, RSJ Menur Surabaya, RSU dr Soedono Madiun, dan RS Saiful Anwar Malang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Dodo Anondo menuturkan, tunggakan Jamkesda itu terjadi mulai 2009, waktu itu pelaksanaan pertama program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). Ada ribuan pasien miskin di Jatim yang belum tercatat sebagai peserta Jamkesmas. Akibatnya, Pemprov Jatim harus menanggung ribuan pasien miskin itu untuk tetap menerima layanan kesehatan gratis di RS.

”Total sampai saat ini ada Rp60 miliar yang belum selesai dibayar. Tunggakan itu semuanya berasal dari biaya obat, sementara layanan medisnya dibebankan kepada RS,” ujar Dodo, kemarin. Mantan Direktur RS Saiful Anwar Malang itu melanjutkan, setiap tahun biaya untuk Jamkesda memang sudah dianggarkan pada APBD Jatim. Setidaknya ada Rp170 miliar kucuran Jamkesda setiap tahunnya untuk lima RS milik pemprov. Sepanjang 2011 saja juga dianggarkan Rp170 miliar. ”Saat ini sudah cair Rp120 miliar, sisanya Rp50 miliar akan cair pada perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2011,”ungkapnya. Dodo berharap, tunggakan Jamkesda yang ada segera dibayar. Sebab, ada beberapa RS yang harus rela ngutangdi pihak ketiga untuk menutupi tunggakan itu. Semua tunggakan memang berasal dari pembelian obat. ”Waktu itu banyak pasien miskin yang harus segera ditolong, makanya biaya membengkak,”jelasnya.

Ketua Komisi E DPRD Jatim Achmad Iskandar mengatakan, tunggakan Jamkesda memang belum terbayar semua. Pihaknya beberapa kali menerima keluhan dari RS milik pemprov yang belum juga dicairkan tunggakan itu. Rencananya, semua tunggakan itu akan diselesaikan pada 2011 ini. Menurutnya, pemprov tidak mau APBD Jatim untuk membayar tunggakan layanan medis, tapi hanya menanggung biaya obat saja. ”Akhirnya ditemukan Rp60 miliar itu,”pungkasnya. Demikian informasi Berita Harian tentang Pemprov Jatim.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel