Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung

Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung mendapat antrian pertama untuk mengambil lembar soal ujian nasional (UN) sekolah dasar (SD) yang berlangsung 10 Mei 2011 mendatang. Dari Surabaya, sebanyak 2.313 soal dengan kotak ukuran besar dan 978 ukuran kecil untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA,langsung ditempatkan di Mapolres Tulungagung.

Soal untuk SD ini tiba lebih cepat dibanding soal ujian SMA dan SMP, “ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung Bambang Setyo Sukardjono. Selain tersegel rapat,semua soal tersebut mendapat penjagaan yang ketat dari aparat kepolisian.

Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran dan kecurangan. Sebab seperti yang terjadi pada UN SMA dan SMP lalu telah beredar jawaban ujian melalui pesan pendek (SMS). Selain di wilayah Kabupaten dan Kota Blitar, kasus beredarnya kunci jawaban ini juga terjadi di Kabupaten Nganjuk dan Bojonegoro. Bahkan di Bojonegoro, sejumlah anak diamankan karena tertangkap tangan menjadi joki ujian.

Semua soal ditempatkan di ruang Binmas Polres Tulungagung.Menurut keterangan petugas Polres Tulungagung yang ada disana, untuk menjaga sterilitas ruangan, tidak semua anggota diijinkan mengakses ruang Binmas. “Hanya penjaga yang ditunjuk khusus yang boleh berada di sana,“ujarnya. Demikian Berita Harian yang berjudul Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel