Pasar Batu oleh PT Panglima Capital Itconi

Rencana pembangunan Pasar Batu oleh PT Panglima Capital Itconi (PCI) dalam tahap pematangan. Investor mengklaim mayoritas pedagang sepakat pembangunan pasar itu. Awal bulan depan setelah selesai pelaksanaan pendataan, PT PCI akan bertemu anggota dewan untuk mensosialisasikan maket Pasar Batu. Proyek Direktur PT PCI Widi Dharma menyatakan, lebih dari 75% pedagang Pasar Batu menyetujui rencana pembangunan Pasar Batu. Saat ini tinggal menunggu pertemuan dengan anggota Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Batu saja. “Hampir setahun kita melakukan sosialisasi kepada pedagang, pengojek dan PKL. Intinya mereka tidak mempersoalkan pembangunan Pasar Batu.

Karena kita menjamin hak pedagang baik yang memiliki SK atau yang menyewa bedak.Termasuk para PKL-nya tidak akan kehilangan haknya,”ucap Widi. Dari hasil pendataan sementara, pedagang Pasar Batu sudah melakukan daftar ulang kepada pemerintah melalui UPTD Pasar Batu sebanyak 1400 pedagang. Untuk PKLnya sebanyak 1300 PKL. Artinya, hampir 90% pedagang Pasar Batu memberikan respon positif terhadap rencana pemerintah.“

Namanya rencana pasti tidak akan mulus 100%.Kita bisa memahami tentang hal itu. Yang penting jadwal kita tetap berjalan,”tandas Widi. Meski demikian, perjanjian kerja sama (PKS) pembangunan Pasar Batu antara Pemkot Batu memang belum terjadi dengan PT PCI. Sejauh ini, Pemkot Batu baru sebatas mengumumkan PT PCI sebagai pemenang tender.Perjanjian kerja sama antara Pemkot Batu dengan pihak investor baru dilakukan setelah seluruh pedagang bersama anggota dewan sudah menyetujui detail maket Pasar Batu.

“Kalau tidak salah sekarang ini kita sudah tujuh kali merevisi maket Pasar Batu.Gonta-ganti maket ini karena menyesuaikan dengan aspirasi pedagang,” terang Widi. Total biaya untuk membangun Pasar Batu sekitar Rp145 miliar. Sistem pembangunannya menerapkan pola serah guna bangunan. Artinya seluruh biaya untuk pembangunan Pasar Batu akan ditanggung investor dulu.

“Nanti ada perlakuan khusus bagi pedagang yang selama ini masih memiliki utang pada Bank Jatim.Yang perlu dipahami lagi pedagang tidak akan kehilangan haknya. Karena nanti posisi berjualannya tetap seperti yang ada sekarang. Kita hanya ingin mempercantik model bangunannya saja,” urainya. Widi menggambarkan, di Pasar Batu yang baru nanti, unit pasar sayur akan dibangun rest area.Kemudian membujur ke arah timur, akan dibangun gedung Pasar Batu dua tiga lantai.

Lantai dasar khusus parkir roda empat. Sedangkan rest area-nya untuk lahan parkir bus wisatawan.“Lantai dua akan kita manfaatkan untuk grosir sayur mayur dan buah. Lantai tiganya untuk ritel. Untuk berjualan pakaian, asesoris, sembako. Disamping itu juga akan kita persiapkan stan untuk pusat oleh-oleh khas Kota Batu,”bebernya. Terkait dengan proses relokasi para pedagang, kemungkinan besar akan dilakukan setelah lebaran.

Awal Juli sudah dilakukan pembangunan tempat relokasi di Jalan Dewi Sartika Atas dan kawasan pergudangan di dekat Terminal Batu.“Pengalaman kita selama ini, proses pembangunan Pasar Batu dilakukan sebulan setelah Lebaran dan harus selesai sebulan sebelum memasuki bulan Ramadan. Tujuannya supaya omzet pedagang tidak berkurang,”tambah dia.

Sekkota Batu Widodo saat dikonfirmasi tidak banyak jawaban yang keluar.Menurut dia proses pembangunan Pasar Batu masih menunggu selesainya pendataan pedagang.“Kita juga perlu koordinasi dengan anggota dewan. Karena menyangkut perubahan aset daerah,” tandasnya. Demikian Berita Harian yang berjudul Pasar Batu oleh PT Panglima Capital Itconi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel