Kanselir Jerman Angela Merkel

Kanselir Jerman Angela Merkel mengungkapkan, dengan membiarkan Yunani mengalami gagal utang akan menghancurkan kepercayaan investor di zona euro dan mungkin memicu penyakit menular seperti dialami Lehman Brothers yang mengalami kebangkrutan pada 2008.

"Kita perlu mengambil langkah yang bisa kita kontrol," kata Merkel, menggambarkan hubungan antara situasi Yunani dan Lehman Brothers, yang memicu kebangkrutan krisis keuangan global seperti dilansir Reuters.

"Apa yang tidak bisa kita lakukan adalah menghancurkan kepercayaan semua investor di tengah jalan dan mendapatkan situasi di mana mereka mengatakan bahwa jika kita telah melakukannya (membantu) untuk Yunani, kita juga akan melakukannya untuk Spanyol, Belgia, atau negara lain. Kemudian tidak seorang pun akan menaruh uang mereka di Eropa lagi."

Dalam sebuah wawancara satu jam mengenai krisis zona euro, Merkel mengatakan bahwa ia mengandalkan masukkan Dana Moneter Internasional (IMF) dalam mengkaji bagaimana menangani Yunani. Selama IMF yakin utang Yunani berkelanjutan, dia mendukung posisi itu.

Merkel juga menegaskan bahwa ia tidak melihat pemungutan suara di parlemen Jerman yang digelar Kamis mengenai mekanisme penyelamatan zona euro, mengoyang pemerintahannya. Sebab, partai-partai oposisi mendukung pemberian wewenang baru untuk program fasilitas keuangan Eropa (EFSF).

Nemun, beberapa politisi Jerman menyarankan bahwa jika Merkel gagal memenangkan mayoritas dengan pihak-pihak konservatif dalam koalisinya-- dikenal di Jerman sebagai "mayoritas kanselir"--dia harus membubarkan parlemen dan menyerukan pemilu baru.

"Kita berbicara tentang hukum di sini, hukum benar-benar normal, pemerintah perlu mayoritas. Mayoritas Kanselir adalah apa yang Anda butuhkan ketika Anda terpilih sebagai kanselir, atau dalam kasus lainnya," katanya. "Saya ingin mayoritas saya sendiri dan saya akan berjuang untuk ini."

Dia juga menuturkan, dia "terkejut" dengan tidak adanya kemajuan dari Kelompok G20 dalam membentuk konsensus tentang bagaiman mengatur bank dan berurusan dengan masalah "gagal yang terlalu besar". Demikian catatan online Jasa Sertifikasi Postel yang berjudul Kanselir Jerman Angela Merkel.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel