kasus Penyelundupan 600 Liter Bahan Bakar Minyak

Ditreskrim Polda Sulselbar terus menyelidiki kasus penyelundupan 600 liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang melibatkan dua perusahaan makanan ringan yakni UD Bintang Mujur dan PT Jaya Makmur Industri.

Kami masih menelusuri indikasi penyelundupan BBM bersubsidi ini. Meskipun jumlahnya yang kami amankan relatif kecil hanya 600 liter saja, tetapi penyelundupan dilakukan oleh perusahaan,”ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Chevy Ahmad Sopari di Makassar,kemarin. Chevy mengatakan, dalam penggerebekan yang dilakukan aparat Ditreskrimsus,polisi menyita 600 BBM bersubsidi serta 5.000 liter atau 5 ton oli bekas yang disimpan dalam gudang penyimpanan di Jalan Salodong, Kecamatan Tallo,Makassar.

Diketahui, pemilik UD Bintang Mujur dan PT Jaya Makmur Industri adalah Yacobus Samuel Anakota.”Kami belum bisa memberikan keterangan menyangkut siapa saja yang akan kami tetapkan sebagai pihak yang paling bertanggungjawab secara pidana dalam kasus ini. Karena sampai saat ini penyidik masih melakukan proses penyelidikan.Tapi yang jelas sudah ada pihak yang paling pas dijadikan sebagai tersangka,”katanya.

Menurut dia, proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya saat ini adalah dengan cara mengumpulkan data dan bukti keterangan dari pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini. Kemudian diperjelas agar dapat mengetahui oknum yang sebenarnya layak dijadikan sebagai tersangka.

”Saat ini ada beberapa saksi yang kami mintai keterangan untuk menjelaskan secara rinci menyangkut adanya dugaan penyelundupan BBM bersubsidi serta penampungan oli bekas dari limbah perusahaan yang tidak memiliki izin resmi dari Pertamina,”katanya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel