Mencari Solusi Atas Persoalan Yang Terjadi

Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menjadwalkan proses mediasi antara mahasiswa dengan rektorat Universitas Darusalam (Unidar) di kantor DPRD Kota Ambon, Rabu (30/10/2013) besok.

Kapolres Pulau Ambon, AKBP Bintang Juliana mengatakan, proses mediasi diperlukan guna mencari solusi atas persoalan yang terjadi. “Besok Rabu pagi rencananya akan dilaksanakan mediasi di Kantor DPRD Kota Ambon antara pihak rektorat dan mahasiswa yang dimediasi langsung oleh Kapolres Pulau Ambon,” kata Bintang melalui pesan singat yang diterima Kompas.com, Selasa (29/10/2013) malam.

Sementara itu informasi yang dihimpun Kompas.com menyebutkan, Rabu besok mahasiswa Unidar akan kembali melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan yang sama. Bahkan beredar kabar, aksi ini juga akan diikuti oleh sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai organisasi ekstra kampus.

Proses mediasi antara mahasiswa dan pihak rektorat ini dilakukan polisi karena setelah berunjuk rasa selama dua hari ini, tak ada satu pun pejabat berwenang dari pihak rektorat yang mau menemui mahasiswa untuk menerima aspirasi pengunjuk rasa.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa berunjuk rasa untuk menuntut rektor Unidar mundur. Demonstrasi ini akhirnya berujung bentrok, pada Selasa sore tadi. Mahasiswa dan polisi terlibat baku hantam di depan kampus tersebut.

Akibat insiden itu, belasan mahasiswa dan tiga polisi mengalami luka-luka. Lima mahasiswa juga pingsan karena terkena tembakan gas air mata. Selain itu dua mobil polisi juga mengalami kerusakan, dalam insiden ini polisi juga menahan delapan orang mahasiswa yang terlibat bentrokan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel