Dua Unit Ambulan Untuk Kota Parepare

Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menerima dua unit ambulans dengan fasilitas medis yang canggih dari Pemerintah Provinsi Iwate, Jepang, melalui Gakken Group. "Penyerahkan dua unit mobil ambulance dengan fasilitas medis yang canggih dan lengkap di dalamnya kepada Pemerintah Kota Parepare telah diserahkan secara simbolis oleh Presiden Gakken Medical Shujunsha, Hiroyuki Kageyama," kata Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe di kota niaga Parepare, Sulsel, Jumat.

Wali kota mengharapkan, dengan adanya bantuan tersebut, pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan maksimal, karena sudah ada rumah sakit berjalan dengan fasilitas medis yang lengkap. Rencananya, bantuan tersebut akan dijemput pada Januari 2015. Selain bantuan hibah tersebut, Pemkot juga bekerjasama dengan rumah sakit Iwate yang akan memberi pelatihan kepada seluruh dokter dan perawat yang ada di Parepare.

"Mungkin beberapa kali pertemuan. Selebihnya pelatihan jarak jauh melalui media internet," ujarnya. Sedang menurut Konsultan Gakken Medical Shujunsha, Kayuza Abe, Hiroyuki, bantuan yang diberikan kepada Pemkot Parepare tersebut untuk peningkatan kesehatan di wilayah Indonesia, khususnya bagian Timur Indonesia.

Dia mengatakan, sejak beberapa tahun telah menjajaki Parepare sebelum akhirnya memutuskan memberi bantuan ini. Konsistensi Pemkot Parepare terhadap pelayanan dan peningkatan kesehatan, menjadi salah satu pertimbangan untuk memberi bantuan ambulans tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Parepare dr M Yamin mengatakan, tiap unit ambulance bantuan Jepang tersebut dilengkapi pasien monitor, rekam jantung, alat pernafasan serta beberapa fasilitas medis lainnya yang dapat memberi bantuan medis berupa tindakan kecil.

"Bantuan ini akan menjadi bagian dari alat pelayanan call centre kesehatan Pemkot Parepare," jelasnya. Berkaitan dengan hal itu, pihak Kadis Kesehatan akan segera melatih tenaga medisnya agar dapat menggunakan fasilitas-fasilitas yang terdapat dalam ambulance tersebut,

Ke depan, lanjut dia, ambulance itu akan melayani pasien secara "mobile" dan untuk itu pihaknya akan menempatkan dokter dan perawat yang khusus akan memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk tindakan medis secara cepat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel