KlikDokter Memberikan Layanan Gratis Rapid Test COVID-19

Kementerian Kesehatan dan BNPB telah menunjuk KlikDokter sebagai platform layanan kesehatan digital yang menyediakan pelayanan terpadu untuk membantu pemerintah dalam percepatan penanganan dan pemberantasan COVID-19.

Baru-baru ini, KlikDokter meluncurkan fitur risk assessment dalam bentuk pelaksanaan rapid test massal untuk menekan laju penyebaran COVID-19 dan penanganan cepat bagi yang berisiko terpapar COVID-19.

KlikDokter telah bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang mengikuti standar medical compliance untuk menjadi lokasi pelaksanaan rapid test ini sehingga fitur risk assessment ini dapat merangkul berbagai kalangan masyarakat terutama yang memiliki risiko tinggi penularan COVID-19.

Adapun rumah sakit yang telah bekerja sama dengan KlikDokter dalam rangka pelaksanaan rapid test antara lain RS EMC Tangerang, EMC Sentul, RS Azra Bogor, RS Husada Utama Surabaya, dan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Direktur Utama KlikDokter Dino Bramanto mengatakan, dengan dukungan teknologi yang dimiliki KlikDokter, pihaknya berkomitmen melaksanakan skrining awal yang akurat, aman, cepat, dan mudah serta sejalan dengan imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing untuk memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat serta mitra KlikDokter.

"Untuk itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada rumah sakit rekanan kami yang ikut membantu KlikDokter dalam mewujudkan komitmen penanggulangan COVID-19.

Saat ini layanan rapid test tersedia bagi pelanggan KlikDokter dan masyarakat umum di area Jabodetabek dan Surabaya. Ke depan, layanan ini akan diperluas ke berbagai wilayah lain bersama Kemenkes, BNPB, dan pemerintah.

Layanan yang sudah mulai diberlakukan sejak Selasa (21/4) ini tidak dikenakan biaya dan berlaku untuk 1 kali tes gratis untuk alat rapid test kitnya, pelanggan hanya dikenakan biaya pengganti peralatan pelindung tenaga medis dan jasa medis.

Adapun pelaksanaannya dilakukan di rumah sakit rekanan yang telah ditunjuk KlikDokter sesuai dengan jam operasional rumah sakit tersebut. Untuk pendaftarannya dapat dilakukan melalui aplikasi KlikDokter sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Caranya, dengan klik banner ads cek risiko corona yang ada pada aplikasi KlikDokter, lalu memilih rumah sakit yang telah ditunjuk sebagai rekanan KlikDokter, dan terakhir melakukan janji temu dengan dokter yang telah terdaftar.

Pemeriksaan rapid test ini akan menggunakan sampel darah yang kemudian akan digunakan untuk mendeteksi imunoglobulin, yakni antibodi yang terbentuk saat tubuh mengalami infeksi sehingga pasien yang sudah berada pada tahap awal infeksi dapat diidentifikasi lebih cepat.

Sebelumnya, KlikDokter menghadirkan platform yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan skrining terarah terhadap kemungkinan terpapar COVID-19. Adapun fitur yang dihadirkan antara lain cek risiko corona, layanan edukasi melalui artikel-artikel yang terpercaya, layanan chat dokter 24 jam, hingga pengantaran obat maupun vitamin.

Sebagai informasi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan urgensi kehadiran layanan tes yang efektif bagi masyarakat, karena menurut WHO sekitar 80% pasien COVID-19 hanya mengalami gejala ringan dan bisa sembuh dengan perawatan isolasi mandiri tanpa perlu ke rumah sakit.

Pasien yang telah mengikuti rapid test akan mendapat konsultasi dari dokter yang sudah bekerja sama dengan KlikDokter untuk membantu mendapatkan penanganan yang tepat. KlikDokter juga mendorong masyarakat agar tidak takut atau malu untuk memeriksakan diri, jika memiliki gejala dan pernah kontak dengan orang lain atau melakukan perjalanan dari negara yang terinfeksi COVID-19 karena semakin cepat terdeteksi, maka proses pengobatan juga semakin cepat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel